- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Aliran Sungai hilir mudik berebut tempat untuk nestapa Hanya aliran yang mengenang dengan hembusan nyanyian angin bersama inang nya Masuk ke celah celah cahaya yang sempat padam Terus menggelisik menemukan jamuannya Hinggap sebentar di perkumpulan Cahaya Lihatlah, hembusan hembusan nafas tersebut naik terus ke atas sana Sangat mengharu dengan nyanyian nyanyian rindu besar menjunjung tinggi cahaya sampai menghitam kelat dimakan rembulan Wahai... Tetap membesar walau duri kadang menghadang Hingga sampai tiba saatnya Meledak... Ribuan kunang membasahi hingga sampai ke akarnya Sangat indah bagai rembulan di kala senja Aku terpaku... Mentapaki tapak demi tapak genangan air menghujam jiwaku Sungguh alangkah indah Cahaya Nya