Hempasan ombak berganti berebut mengejar angin yang lari kian menjauh
Ombak masih terus giat mengejar hingga nafasnya tetap stabil atau kadang buncah
Masih dengan pola pikir yang sama
Masih dengan laut atau bumi yang sama
Permata indah seakan mengerjap nun jauh di bawah sana
Cangkangnya terbuat dari buntalan besi atau tembaga seberat ribuan ton
Akankah ada yang bisa mengusiknya?
Kini permata sudah bisa tersenyum menghadap apa yang diberikan kepadanya
Seperti cinta, harta, atau kedudukan kelak
Usikan usikan kini kian menghantam
Ratapan dari atas kian terdengar merana
Sampai habis air matanya tenggelam dalam kenangan pahit
Tapi liat lah, permata masih tetap enggan berhenti tersenyum
Dia tetap senang gembira tertawa
Hey... Bahkan dia kini hampir menendang
Dia tahu apa yang akan terjadi padanya
Pada denyut nadi atau cangkangnya
Dia riang menerimanya hingga sampai waktunya
Tetap tersenyum menghadap Tuhan Nya
Hingga permata kian bersinar pada cahaya yang melampauinya
Komentar
Posting Komentar