Aku seorang yang dewasa
Menatap takdir hingga aku mengejar hingga sampai titik kesuksesan
Aku seorang yang dewasa
Tak pelak lagi, semua mata tertuju padaku, menatap kagum atau penuh kedengkian
Aku seorang yang dewasa
Harta benda tak diragukan lagi bagai lautan emas ada di genggamanku
Aku seorang yang dewasa
Rakyat jelata, miskin papa, mengais di depanku berharap butiran pasir tuk diberi padanya
Aku seorang yang dewasa
Menangis orang merana meminta belas kasihanku, bahkan antrian yang bergilir hanya untuk melihatku
Ha..ha... Aku seorang yang dewasa
Dalam senyap aku berbangga.. Ha ha
Dalam senyap aku bernafas
Dalam senyap pula aku dikubur dalam senyuman orang orang disekitar bisa
Komentar
Posting Komentar